Skip to the content.

SnapEats

Snap. Eat Smart. Live Healthy.


Kelompok King Em Yu

Project Senior Project TI Departemen Teknologi Elektro dan Teknologi Informasi, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada

Anggota Kelompok

Nama NIM Peran
Fadel Aulia Naldi 23/519144/TK/57236 Project Manager & AI Engineer
Lalu Kevin Proudy Handal 23/515833/TK/56745 UI/UX Designer
Mirsad Alganawi Azma 23/522716/TK/57737 Software Engineer
Bintang Mahardika Shandy 23/517449/TK/56919 Cloud Engineer

Nama & Jenis Produk

SnapEats — Progressive Web App (PWA)

Dipilih karena PWA dapat diakses lintas platform (Android, iOS, Desktop) tanpa perlu install dari app store, sehingga memperluas jangkauan pengguna dan mempermudah proses deployment di Azure.


Latar Belakang & Permasalahan

Berdasarkan data Riskesdas 2018, prevalensi obesitas di Indonesia meningkat menjadi 21,8%. Masalah utama adalah sulitnya memantau asupan nutrisi harian karena metode pencatatan manual yang memakan waktu dan tidak praktis.

Rumusan Masalah: Bagaimana menyediakan platform pemantau nutrisi otomatis berbasis AI yang mampu mengidentifikasi makanan secara real-time dengan latensi rendah melalui integrasi cloud?


Ide Solusi & Rancangan Fitur

Aplikasi web progresif (PWA) yang menggunakan Computer Vision untuk deteksi makanan otomatis, di-deploy di Azure App Service, dan menggunakan Azure SQL untuk penyimpanan riwayat nutrisi.

Fitur Keterangan
Instant Snap-AI Foto makanan → deteksi kalori otomatis via AI
Azure Health Log Sinkronisasi riwayat makan ke cloud secara real-time
Nutri-Dash Visualisasi grafik makronutrisi harian & mingguan

Analisis Kompetitor

Kompetitor Jenis Kelebihan Kekurangan Keunggulan SnapEats
MyFitnessPal Direct Database global luas, komunitas kuat Input manual, iklan di versi gratis AI Image Recognition untuk makanan lokal Indonesia
FatSecret Direct Gratis, database lokal cukup baik UI ketinggalan zaman, latensi tinggi Azure Cloud → latensi rendah, UI modern
Google Lens Indirect Deteksi objek kuat, gratis Tidak ada riwayat kesehatan/nutrisi Manajemen database nutrisi personal terintegrasi

Metodologi SDLC: Agile

Kelompok kami memilih metodologi Agile dalam pengembangan SnapEats.

Alasan Pemilihan:


Tujuan Produk

SnapEats bertujuan untuk membantu masyarakat Indonesia — khususnya individu yang peduli terhadap kesehatan dan pola makan — dalam memantau asupan nutrisi harian secara otomatis dan akurat.

Produk ini menyelesaikan masalah pencatatan makanan yang selama ini memakan waktu dan tidak praktis, dengan memanfaatkan teknologi Computer Vision berbasis AI untuk mendeteksi jenis makanan dari foto secara real-time, lalu menyimpan riwayat konsumsi ke cloud agar dapat diakses kapan saja dan dari perangkat mana saja.

Dengan SnapEats, pengguna diharapkan dapat:

  1. Memantau asupan kalori dan makronutrisi harian tanpa input manual.
  2. Mengetahui pola makan mingguan melalui visualisasi data yang mudah dipahami.
  3. Mengambil keputusan makan yang lebih sehat berdasarkan data nutrisi yang tercatat.

Pengguna Potensial & Kebutuhan

1. Individu yang Menjalani Program Diet (Usia 18–35 Tahun)

Deskripsi: Pengguna yang secara aktif mengatur pola makan untuk menurunkan atau menjaga berat badan. Kebutuhan:

2. Pengguna dengan Kondisi Kesehatan Tertentu (Diabetes, Hipertensi)

Deskripsi: Individu yang perlu memantau asupan zat gizi tertentu (gula, garam, lemak) atas anjuran dokter atau ahli gizi. Kebutuhan:

3. Mahasiswa dan Pekerja dengan Mobilitas Tinggi

Deskripsi: Pengguna yang makan di luar rumah setiap hari dan tidak punya waktu untuk mencatat makanan secara manual. Kebutuhan:

4. Individu yang Ingin Memulai Hidup Sehat

Deskripsi: Pengguna baru yang belum terbiasa memantau nutrisi dan butuh panduan visual yang mudah dipahami. Kebutuhan:


Use Case Diagram

Use Case Diagram SnapEats


Functional Requirements

Berdasarkan rancangan Use Case Diagram, berikut adalah kebutuhan fungsional sistem SnapEats:

ID Use Case Deskripsi Kebutuhan Fungsional
FR-01 Register/Login Sistem harus menyediakan fitur pendaftaran dan otentikasi masuk bagi pengguna.
FR-02 Logout Sistem harus memiliki opsi yang memungkinkan pengguna untuk mengakhiri sesi aktif (keluar dari aplikasi).
FR-03 Upload Foto Makanan Sistem harus memungkinkan pengguna untuk mengunggah foto makanan dari galeri atau kamera.
FR-04 Deteksi Makanan via AI Saat foto diunggah, sistem utama harus memicu (include) proses pengiriman gambar ke AI System di backend untuk pengenalan makanan.
FR-05 Tampilkan Info Nutrisi Sebagai kelanjutan (include) dari proses deteksi, sistem harus menampilkan rincian kalori dan makronutrisi dari makanan yang terdeteksi.
FR-06 Simpan Log Makan Sistem harus menyediakan fungsi bagi pengguna untuk menyimpan hasil deteksi beserta nilai gizinya ke database sebagai log harian.
FR-07 Lihat Dashboard Nutrisi Sistem harus dapat menarik data log makan pengguna dari database dan menampilkannya di halaman dashboard.
FR-08 Edit / Hapus Log Makan Sistem harus memberi wewenang penuh kepada pengguna untuk mengubah detail atau menghapus entri riwayat makanan yang telah tersimpan.

Entity Relationship Diagram

ERD SnapEats


Low-Fidelity Wireframe

  1. Dashboard Lo-Fi Dashboard

  2. Login Lo-Fi Login

  3. Register Lo-Fi Register

  4. Log History Lo-Fi Log History

  5. Result Page Lo-Fi Result Page

  6. Snap Page Lo-Fi Snap Page


Gantt-Chart Pengerjaan Proyek

Berikut adalah alokasi jadwal pengerjaan proyek SnapEats dalam kurun waktu 1 semester (12 pertemuan):

Kegiatan 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
Brainstorming & Analisis Kebutuhan ██ ██                    
Desain UI/UX PWA (Wireframe & Hi-Fi)   ██ ██                  
Pengumpulan Dataset & Anotasi AI   ██ ██ ██                
Setup Infrastruktur Azure Cloud     ██ ██ ██              
Pengembangan Model AI & Backend       ██ ██ ██ ██          
Pengembangan Frontend PWA       ██ ██ ██ ██ ██        
Integrasi Sistem (Frontend, AI, Cloud)               ██ ██ ██    
Pengujian (UAT & Akurasi Model AI)                   ██ ██  
Deployment Akhir & Finalisasi                     ██ ██